Trinityordnance.com – Banjir melanda Jakarta pada Minggu (8/3/2026), dengan 147 RT dan 19 jalan terendam air. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 11.00 WIB. Banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang terjadi sejak Sabtu malam.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menyatakan, dari seluruh titik yang terdampak, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah RT terparah, yaitu 60 RT. Sementara itu, Jakarta Selatan mencatatkan 56 RT yang terendam, dan Jakarta Barat dengan 31 RT yang juga tergenang air.
BPBD mengidentifikasi beberapa wilayah yang paling terpengaruh. Di Jakarta Barat, misalnya, terdapat RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Rawa Buaya, dengan ketinggian air mencapai antara 20 cm hingga 70 cm. Peningkatan ketinggian air ini diakibatkan oleh curah hujan tinggi, yang menyebabkan drainase tidak mampu menampung air dengan baik.
Banjir ini memicu gangguan pada akses transportasi dan aktivitas masyarakat di daerah terdampak. Masyarakat diminta untuk waspada dan mematuhi informasi dari pihak berwenang agar dapat menghindari risiko lebih lanjut. Sementara itu, BPBD terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk meminimalisasi dampak banjir dan memfasilitasi evakuasi warga jika diperlukan.
Diharapkan, dengan penyampaian informasi yang tepat dan tindakan segera, masyarakat akan lebih siap menghadapi situasi serupa di masa mendatang. Penanganan bencana harus dilakukan secara optimal agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.