Jakbar Ajak Sekolah Manfaatkan Sampah Organik menjadi Ekoenzim

[original_title]

Trinityordnance.com – Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat tengah berupaya mendorong lebih dari seribu sekolah untuk aktif dalam edukasi pengolahan sampah organik menjadi ekoenzim. Kasudindik Wilayah 1 Jakarta Barat, Agus Ramdhani, menekankan pentingnya kesadaran lingkungan yang perlu tanamkan sejak dini, mengingat semakin meningkatnya volume sampah di masyarakat.

Dalam pernyataannya, Agus menyebutkan momen Hari Bumi dijadikan sebagai langkah strategis untuk memberikan pendidikan tentang ketahanan pangan dan pengolahan sampah kepada siswa. Sekolah-sekolah, termasuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukabumi Selatan 07, telah mulai terlibat dalam proyek ini dengan mengolah sampah organik di dalam galon.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa sekolah-sekolah juga diinstruksikan untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar siswa untuk menanam tanaman produktif. Para siswa dilibatkan penuh dalam semua tahap, mulai dari proses penanaman, penyiraman, hingga panen. Hasil pertanian tersebut direncanakan akan dibagikan kepada masyarakat sekitar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

SDN Sukabumi Selatan 07 telah mengambil peran aktif dalam pengolahan sampah ini sebagai bagian dari peringatan Hari Bumi 2026. Kepala sekolah, Bekti Widiyaningsih, menyatakan bahwa pembuatan ekoenzim diharapkan dapat mengurangi sampah sekaligus memberikan pelajaran tentang pengelolaan lingkungan. Program ini juga sejalan dengan pencapaian Adiwiyata Mandiri yang diraih sekolah.

Bekti berharap kegiatan ini dapat menjadikan SDN Sukabumi Selatan 07 sebagai contoh sekolah yang peduli lingkungan dan mendorong siswa untuk hidup minim sampah. Melalui inisiatif ini, diharapkan kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam sejak dini pada generasi muda.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem dan Hujan Tinggi Diprakirakan oleh BMKG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *