Kemenekraf Dorong Inovasi Kuliner untuk Tingkatkan Minat Beli

[original_title]

Trinityordnance.com – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) meluncurkan Program Masak Bersama Master (MASAMO) di Desa Alue Jang, Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya, sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing produk kuliner dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan ini melibatkan 45 pelaku usaha kuliner dan bertujuan untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang tidak hanya menarik tetapi juga memiliki nilai jual.

Direktur Kuliner Kemenekraf, Romi Astuti, dalam penjelasannya menekankan pentingnya pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis potensi daerah. Ia menambahkan bahwa kreativitas dalam pengolahan bahan pangan lokal dapat menghasilkan inovasi produk baru yang menarik. Program ini merupakan bagian dari Program Falgship Aktivasi Desa dan didampingi oleh ahli kuliner untuk mengembangkan produk berbasis komoditas perikanan lokal.

Peserta dalam program ini dilatih untuk menciptakan berbagai produk, seperti Lele Gulung Crispy with Black Curry dan Spaghetti with Acehnese Catfish Seasoning. Produk-produk ini dirancang untuk memenuhi spesifikasi makanan siap saji, serta dilengkapi teknik pengolahan dan sterilisasi yang dapat memperpanjang masa simpan, memungkinkan mereka untuk menjangkau pasar modern tanpa bergantung pada rantai pendingin.

Kemenekraf bercomitmen untuk memperkuat kualitas dan efisiensi distribusi produk, penting untuk memperluas akses pasar bagi UMKM kuliner. Dengan memastikan produk memenuhi standar kemasan dan mutunya, diharapkan pelaku usaha dapat menjangkau konsumen lebih luas dan meningkatkan keberlanjutan permintaan pasar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, subsektor kuliner berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dengan nilai produk domestik bruto mencapai Rp721,82 triliun pada 2025. Selain itu, Kemenekraf juga memberikan pelatihan terkait manajemen usaha, keuangan, dan perlindungan kekayaan intelektual, yang bertujuan untuk memperkuat keberlanjutan usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  30 Petarung Siap Berkompetisi di Prime Kumite Championship 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *