Kepala Bapanas: Indonesia Siap Hadapi Tantangan El Nino

[original_title]

Trinityordnance.com – Indonesia menghadapi fenomena El Nino dengan persiapan matang, di mana cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat mencapai 5,2 juta ton hingga pertengahan Agustus 2026. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menggarisbawahi pengalaman Indonesia menjalani El Nino sebelumnya, mencatat momen kritis pada tahun 2016. Menurut Amran, meskipun terdapat tantangan dalam persiapan menghadapi El Nino saat ini, dengan pengimporan beras sebanyak 7 juta ton, pemerintah tetap siap dengan stok yang ada.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa El Nino tahun ini telah memasuki kategori kuat dan berpotensi menjadi lebih ekstrem, berimbas pada musim kemarau yang lebih panjang dan kering. Sebagai langkah mitigasi, pemerintah fokus pada penguatan stok CBP yang dihasilkan dari penyerapan gabah lokal. Upaya ini dimaksudkan untuk mendukung petani padi, yang diharapkan dapat memproduksi beras secara mandiri hingga mencapai swasembada pada tahun 2025.

Dalam catatan Bapanas, stok CBP sebelum puncak El Nino awal September 2023 mencapai 1,52 juta ton, sedangkan per 12 Agustus 2026 meningkat pesat hingga 5,25 juta ton atau naik 245,4 persen. Upaya ini juga berfungsi untuk menjaga stabilitas harga agar petani tidak merugi.

Stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dalam bentuk komoditas lain seperti jagung dan daging juga mengalami peningkatan signifikan. Jumlah tersebut dirancang untuk memastikan ketahanan pangan menghadapi potensi dampak negatif dari El Nino. Dengan langkah-langkah strategis ini, pemerintah berkomitmen menjaga kesejahteraan petani serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga.

Baca Juga  Ahmad Luthfi Desak Menteri KKP Tepati Janji Revitalisasi Tambak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *