Menteri Bahlil Bentuk Tim untuk Penyusunan DIM RUU Migas

[original_title]

Trinityordnance.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan pembentukan tim lintas kementerian untuk menyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Minyak dan Gas Bumi (Migas).

Pengumuman ini disampaikan Bahlil di Jakarta saat acara Donor Darah Ditjen Minerba pada Senin. Ia menjelaskan bahwa tim yang dibentuk akan berfungsi sebagai koordinator untuk merampungkan DIM yang diperlukan dalam proses legislasi RUU Migas, yang merupakan inisiatif dari DPR.

Bahlil menambahkan, meski tim telah dibentuk, rincian mengenai isi DIM tersebut belum bisa diungkapkan saat ini. Ia menegaskan, informasi lebih lanjut akan disampaikan ketika waktu yang tepat tiba. Selanjutnya, Bahlil mengonfirmasi bahwa Badan Usaha Khusus Minyak dan Gas Bumi (BUK Migas) akan berada di bawah tanggung jawab langsung Presiden Prabowo Subianto, berfungsi untuk meningkatkan lifting dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha di sektor hulu migas.

BUK Migas diharapkan memiliki fleksibilitas dalam bernegosiasi dengan swasta maupun pemerintah, terutama terkait skema kerja sama pengelolaan migas dan mekanisme cost recovery yang saling menguntungkan. Bahlil juga menjelaskan bahwa terdapat kemungkinan perubahan dalam kelembagaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), namun hal ini belum bisa dipastikan.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam dan mendukung pertumbuhan sektor energi yang berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga  DSI Dinilai Perkuat Daya Saing RI Lewat Pengawasan Ekspor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *