Menteri Bahlil Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman dan Harga Stabil

[original_title]

Trinityordnance.com – Stok LPG bersubsidi di Indonesia masih terjaga baik, dengan harga untuk jenis 3 kg tidak mengalami kenaikan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam konferensi pers terkait penemuan gas raksasa di Kalimantan Timur pada hari Senin.

Menteri Bahlil menegaskan bahwa stok LPG bersubsidi saat ini berada di atas standar minimum nasional. Dia menambahkan, pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk menahan harga LPG 3 kg sejak program ini diluncurkan pada tahun 2007, sehingga harga tetap stabil. “Yang ada, (harga) itu dimainkan di distributor dan pangkalan,” ujarnya, menegaskan komitmen untuk memastikan subsidi hingga sampai ke tangan yang berhak.

Bahlil juga menjelaskan upaya pemerintah dalam menata distribusi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran. Sebelumnya, penghapusan pengecer telah mengakibatkan antrean panjang. Sebagai solusinya, dia mengajak pengecer untuk mendaftar sebagai subpangkalan, untuk menghindari lonjakan harga yang tidak diinginkan.

Menurut Bahlil, harga LPG nonsubsidi, seperti ukuran 5,5 kg dan 12 kg, dipengaruhi oleh pasar internasional. Jika harga global turun, maka akan ada kemungkinan penurunan harga LPG nonsubsidi di dalam negeri. Baru-baru ini, PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan kenaikan harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kg dari Rp192 ribu menjadi Rp228 ribu per tabung, sementara ukuran 5,5 kg naik dari Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu.

Kenaikan harga LPG nonsubsidi tersebut adalah yang pertama sejak tahun 2023, sedangkan untuk LPG bersubsidi, Bahlil memastikan tidak akan ada perubahan harga hingga saat ini.

Baca Juga  Tanaman Virectaria Stellata, Unik dari Afrika dengan Gen Antarspecies

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *