Trinityordnance.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengumumkan kesiapannya untuk menjadi mitra kapal pesiar internasional dengan menyediakan layanan keagenan kapal yang profesional. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Pelni, Ditto Pappilanda, di Jakarta pada hari Sabtu. Komitmen ini dipertegas setelah Pelni berhasil mendukung operasional kapal pesiar MV Odyssey selama berada di Indonesia.
Kapal pesiar berukuran 24.344 Gross Tonnage (GT) dan memiliki panjang 194 meter tersebut pertama kali memasuki Indonesia melalui Pulau Komodo pada 25 April 2026, usai berlayar dari Dili, Timor-Leste. Selama di Indonesia, MV Odyssey singgah di beberapa pelabuhan, seperti Pelabuhan Benoa di Denpasar, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, dan Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang.
Pelni telah memberikan layanan full port agency yang meliputi pengurusan dokumen kapal, penyediaan paket wisata di Pulau Komodo, serta transportasi bagi penumpang di Surabaya dan Semarang. Ditto menyatakan bahwa dukungan untuk MV Odyssey ini menunjukkan peran krusial Pelni dalam meningkatkan industri pariwisata bahari Indonesia.
Perusahaan juga berkolaborasi dengan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI) untuk menangani pembuangan greywater dari MV Odyssey yang berjumlah 400 ton di Pelabuhan Tanjung Mas. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pelni untuk mendukung operasional kapal sesuai dengan standar pengelolaan lingkungan.
Ditto mengungkapkan bahwa Pelni terus memperkuat kapabilitas dan kualitas layanan guna menjadikan dirinya sebagai mitra yang andal bagi kapal-kapal internasional. Ia menegaskan keinginan Pelni untuk mendukung target pemerintah dalam pengembangan pariwisata dan perekonomian nasional.