Risiko Menggunakan Charger Murah dari China dengan Daya Besar

[original_title]

Trinityordnance.com – Penggunaan charger murah buatan China dengan daya tinggi, seperti 120W, menimbulkan risiko serius terkait kebakaran akibat pembuangan panas yang tidak efisien. Meskipun banyak dari produk ini mampu memberikan pengisian daya cepat, penilaian dari media dan investigasi oleh CCTV di Tiongkok mengungkap fakta mengejutkan bahwa banyak charger yang mengklaim daya 120W sebenarnya hanya beroperasi pada kapasitas 22,5W.

Masalah ini terangkat seiring dengan semakin populernya charger berlabel 120W yang ditawarkan di berbagai platform e-commerce dengan harga terjangkau, berkisar antara 10 hingga 50 yuan (setara USD 1,50-7). Charger-charger ini menarik perhatian konsumen karena harga yang murah dan fitur pengisian cepat. Namun, riset oleh Lei Technology menunjukkan bahwa beberapa dari produk ini mengeksploitasi kekurangan transparansi dengan mencantumkan daya model yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Charger yang diuji oleh Lei Technology dikemas dalam kotak biru dan putih dengan desain casing yang tampak metalik, meskipun sebenarnya terbuat dari plastik. Salah satu inovasi dalam desainnya adalah port USB-A dan USB-C yang terletak di posisi yang sama, memungkinkan satu kabel untuk digunakan sekaligus dan menghindari potensi kelebihan beban.

Penting bagi konsumen untuk lebih waspada dalam memilih perangkat pengisian daya agar tidak terjebak dalam pilihan yang berisiko. Mengingat tingginya permintaan terhadap produk-produk tersebut, kesadaran akan risiko yang mungkin ditimbulkan harus menjadi prioritas untuk mencegah insiden kebakaran di masa yang akan datang.

Baca Juga  Makanan Yang Bisa Membantu Cegah Kanker Secara Efektif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *