Trinityordnance.com – Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur, dinyatakan siap menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) setelah tim survei Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meninjau sarana dan prasarana yang ada. Penilaian tersebut disampaikan oleh anggota tim survei, K.H. Muhibul Aman Aly, dalam keterangannya di Kediri pada hari Senin.
Kesiapan Lirboyo sebagai lokasi Muktamar didukung oleh berbagai fasilitas, termasuk akses transportasi yang memadai melalui Bandara Dhoho Kediri dan Bandara Juanda Surabaya. Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, Kiai Abdul Mu’id Shohib, menambahkan bahwa pondok juga menyediakan area parkir, ruang sidang, akomodasi yang mencakup hotel di sekitar, serta sistem keamanan berbasis CCTV dan layanan kesehatan dari Rumah Sakit Umum Lirboyo.
Abdul Mu’id menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan Muktamar, guna memastikan acara berjalan lancar dan aman. Tim survei yang melakukan peninjauan terdiri dari beberapa tokoh PBNU, termasuk K.H. Abdul Ghafur Maimoen dan Imron Rosyadi Hamid. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses penilaian lokasi untuk Muktamar ke-35 NU.
Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur, K.H. Abdul Hakim Mahfudz, mendukung agar Muktamar diadakan di DKI Jakarta, dengan mempertimbangkan infrastruktur dan kemudahan transportasi. Muktamar dijadwalkan berlangsung pada 1-5 Agustus 2026, namun lokasi definitifnya masih belum diputuskan. PBNU terus mengevaluasi berbagai kemungkinan untuk menjamin kesuksesan acara tersebut.