Brasil Analisis Penyebab Tersingkirnya Timnas di Piala Dunia

[original_title]

Trinityordnance.com – Timnas Brasil mengalami kekalahan mengejutkan di babak 16 besar Piala Dunia setelah ditumbangkan oleh Norwegia pada Minggu (5/7). Pertandingan tersebut mengakhiri harapan Brasil untuk meraih gelar juara keenam. Analisis berbagai media Brasil mencerminkan kekecewaan yang mendalam terhadap hasil ini, dengan surat kabar O Globo menyebutnya sebagai “akhir dari mimpi meraih hexa.”

Carlos Ancelotti, pelatih baru Timnas Brasil, harus menghadapi kritik tajam setelah gagal membawa timnya melaju lebih jauh. Brasil mencatatkan penguasaan bola terendah dalam sejarah Piala Dunia mereka, hanya 32 persen, yang menunjukkan keterpurukan performa tim. O Globo menyatakan Brasil belum tersingkir di babak 16 besar sejak edisi 1990.

Folha de S.Paulo menyoroti bahwa kemenangan Norwegia, berkat dua gol Erling Haaland, membuat keliaran Selecao terdampar di pantai. Redaksi itu mengungkapkan rasa duka mendalam bagi Neymar, yang mungkin telah memainkan laga Piala Dunia terakhirnya di usia 34 tahun. Mereka juga menekankan bahwa Ancelotti memiliki waktu empat tahun untuk membangun kembali tim, tetapi tidak diberikan cukup kesempatan untuk menerapkan visinya.

Media UOL mencatat bahwa kegagalan ini merupakan yang terbesar dalam karier Ancelotti di level internasional, yang kontras dengan prestasinya di klub. Sementara itu, Mauro Cezar Pereira mengkritik taktik yang diterapkan Ancelotti, yang dianggap menjadi faktor penyebab kegagalan. Selain itu, Gazeta Esportiva menyebutkan eksekusi penalti Bruno Guimaraes di babak pertama yang tidak berhasil, menjadikannya pemain Brasil pertama yang gagal menjalankan penalti dalam waktu normal sejak 1986.

Kekalahan ini menandakan perlunya evaluasi dan perombakan besar-besaran untuk timnas Brasil menjelang kompetisi mendatang.

Baca Juga  KAI Daop 6 Catat 143 Ribu Penumpang Selama Libur Maulid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *