Trinityordnance.com – Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah proaktif dengan meningkatkan status kesiapsiagaan menghadapi fenomena cuaca ekstrem Godzilla El Nino. Melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), tujuh posko siaga telah diaktifkan untuk mengantisipasi dampak negatif yang mungkin timbul, seperti kebakaran dan krisis air bersih.
Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengungkapkan bahwa posko-posko tersebut tersebar di lokasi strategis, termasuk satu posko induk di Jalan Ratulangi dan enam posko pendukung di Akarena, Ujung Tanah, KIMA, Tamalanrea, Todopuli, dan Manggala. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang mengindikasikan bahwa fenomena El Nino tahun ini dapat memicu musim kemarau yang lebih ekstrem dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Fadli menjelaskan bahwa fokus utama selama musim kemarau adalah pengendalian risiko kebakaran dan masalah kekeringan. Dalam kaitan ini, Damkarmat juga mencatat kebutuhan untuk memperkuat sarana dan prasarana penanganan kebakaran yang semakin kompleks, termasuk penanganan kebakaran dari baterai kendaraan listrik yang memerlukan alat khusus yang belum tersedia.
Di sisi lain, mereka juga mengusulkan penambahan armada khusus untuk penanganan kebakaran di wilayah perairan, seperti speedboat atau fireboat, karena saat ini yang tersedia masih terbatas pada perahu karet. Dengan upaya ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat mengurangi risiko bencana dan memastikan pelayanan penanggulangan kebakaran tetap berjalan optimal selama musim kemarau.