Harga Plastik Naik, Pemerintah Siapkan Mitigasi UMKM

Harga Plastik Naik, Pemerintah Siapkan Mitigasi UMKM | Ekonomi

07 April 2026 – Harga plastik naik dan mulai menekan biaya kemasan bagi pelaku usaha kecil di sejumlah daerah. Keluhan datang dari pedagang pasar dan UMKM makanan-minuman yang harus menambah modal harian, sementara harga jual ke konsumen belum mudah dinaikkan. Kondisi ini membuat margin usaha makin tipis setelah periode Lebaran. Sejumlah pedagang juga memilih mengurangi penggunaan kantong atau menahan harga demi menjaga pelanggan tetap datang.

Di tingkat pusat, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah sedang membahas langkah mitigasi karena lonjakan biaya bahan baku plastik sudah berdampak pada UMKM. Kementerian UMKM menyiapkan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk mencari jalan keluar, meski rincian kebijakan belum diumumkan karena pembahasan teknis masih berjalan. Antara News

Tekanan itu juga terlihat di daerah. Di Surabaya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah serta Perdagangan Kota Surabaya Mia Santi Dewi menyebut kenaikan harga plastik saat ini berada di kisaran 30 sampai 60 persen. Pemkot setempat memilih memperkuat pemantauan harga, menjaga ketersediaan barang, dan mendampingi pelaku UMKM agar dapat menekan biaya produksi melalui inovasi kemasan.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan meminta pelaku usaha tidak serta-merta menaikkan harga komoditas yang memakai kemasan plastik, terutama Minyakita. Direktur Bina Usaha Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Nawandaru Dwi Putra menegaskan harga produk tersebut diharapkan tetap mengacu pada harga eceran tertinggi. Di tengah situasi itu, Badan Pusat Statistik pada 1 April melaporkan impor bahan baku atau penolong secara kumulatif Januari–Februari 2026 naik 9,27 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Data tersebut menjadi latar ketika pelaku usaha meminta pasokan lebih stabil agar biaya kemasan tidak terus bergerak naik.

Baca Juga  Ekonomi RI Tumbuh 5,12% Meski Banyak PHK, Kata Anak Buah Airlangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *