KAI Tingkatkan Keamanan Perlintasan Sebidang di Sumatera Utara

[original_title]

Trinityordnance.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara sedang melakukan penguatan keselamatan perjalanan kereta api melalui pembangunan 12 pos jaga perlintasan sebidang. Langkah ini diambil untuk meningkatkan faktor keselamatan di titik-titik rawan di area tersebut.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa pembangunan pos jaga merupakan bagian dari program nasional untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan. Dari 190 pos yang direncanakan, 12 pos jaga sedang dibangun di berbagai kota, termasuk Medan, Binjai, dan Tebing Tinggi. Penentuan lokasi pos jaga didasarkan pada karakteristik lalu lintas dan aktivitas masyarakat setempat.

Salah satu lokasi penting adalah di Jalan Raya Pelabuhan, Medan, yang merupakan jalur utama untuk angkutan logistik. Dengan adanya petugas jaga di lokasi tersebut, diharapkan dapat memperkuat keselamatan antara kereta api dan kendaraan yang melintas.

Selain itu, KAI juga merekrut 48 calon petugas untuk menjadi penjaga perlintasan, yang saat ini mengikuti pelatihan intensif. Setiap pos dijadwalkan akan diisi oleh empat petugas agar dapat beroperasi 24 jam. Untuk meningkatkan kehadiran pengaman, KAI juga mendistribusikan 180 petugas ekstra di 101 titik perlintasan yang belum terjaga.

Data mencatat bahwa hingga September 2026, terjadi 33 insiden di perlintasan sebidang. KAI menekankan bahwa langkah penguatan ini sejalan dengan usaha Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan keselamatan di titik-titik perlintasan. Anwar menegaskan bahwa upaya ini harus diimbangi dengan kedisiplinan pengguna jalan untuk menjaga keselamatan bersama.

Baca Juga  PSS Sleman Masih Cari Pemain Baru, Kata Pieter Huistra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *