DPR Minta BGN Pemetaan Cakupan MBG di Wilayah 3T

[original_title]

Trinityordnance.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, mengingatkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera memetakan cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Permintaan ini disampaikan oleh Irma dalam sebuah pernyataan yang tercatat di Jakarta pada Jumat. Ia menekankan pentingnya data mengenai jumlah penerima manfaat dan perkembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah mendapatkan persetujuan dan beroperasi.

Irma menyatakan, pemetaan ini tidak hanya membantu memahami seberapa jauh Program MBG menjangkau masyarakat, tetapi juga vital untuk menganalisis kebutuhan spesifik di wilayah 3T yang memiliki kondisi geografis dan akses layanan yang berbeda dibandingkan daerah lain. “Kita perlu menghitung kebutuhan di 3T,” ujarnya, menambah bahwa informasi ini harus jelas agar perkembangan program bisa dipantau dengan baik.

Dalam rangka meningkatkan efektivitas program, Irma juga mengusulkan agar BGN bekerja sama dengan aparat keamanan serta Kementerian Kesehatan dalam menangani insiden keracunan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan program.

Sebagai langkah adaptasi, BGN sebelumnya telah mencoret 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG, alih-alih mengalihkan fokus kepada kelompok yang lebih membutuhkan di wilayah 3T. Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa daftar tersebut termasuk sekolah internasional dan sekolah swasta dari kalangan atas.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan Program MBG dan memastikan bahwa bantuan gizi bisa tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di daerah 3T.

Baca Juga  PT Garam Tingkatkan Produksi Melalui Ekstensifikasi Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *